Tentang perang

Dari sekian banyak konflik yang pernah terjadi di sejarah dunia, sejarah perang dunia dua menghiasi lembar sejarah dunia dengan noda darah. Konflik yang paling mematikan di sejarah dunia ini memiliki alur yang menarik. Berikut sejarah perang dunia dua.

Pada akhir Agustus 1939, Hitler dan Joseph Stalin menandatangani Pakta Non-agresi Jerman-Soviet. Tentu ini membuat khawatir London dan Paris. Hitler sudah lama merencanakan invasi ke Polandia, sebuah negara di mana Inggris dan Prancis telah menjamin dukungan militer jika diserang oleh Jerman. Pada tanggal 1 September 1939, Hitler menginvasi Polandia dengan kode Case White. Prancis dan Inggris menyatakan perang terhadap Nazi Jerman pada tanggal 3 September 1939. Perang Dunia Dua pun dimulai.

Mengapa perang ini terjadi  dan mendunia

Penyerangan Eropa Utara dan Barat

Pada tanggal 9 April 1940, Jerman memulai penaklukkan negara Eropa Utara. Menginvasi Norwegia dan menduduki Denmark. Pada 10 Mei, pasukan Jerman menghancurkan Belgia dan Belanda dengan taktik “blitzkrieg,” atau perang kilat. Tiga hari kemudian, pasukan Jerman menyeberangi Sungai Meuse dan menyerang pasukan Prancis di Sedan. Sedan terletak di ujung utara Garis Maginot. Garis Maginot adalah sebuah rantai benteng rumit yang dibangun setelah Perang Dunia I. Garis ini dianggap sebagai penghalang pertahanan yang tidak dapat ditembus. Faktanya, Jerman berhasil menerobos dengan tank dan pesawat mereka. Sementara di selatan, pasukan Prancis melakukan perlawanan. Namun gagal dan Perancis pun di ambang kehancuran. Diktator fasis Italia Benito Mussolini membentuk aliansi dengan Hitler dan Italia menyatakan perang melawan Perancis dan Inggris pada 10 Juni.

Pada tanggal 14 Juni, pasukan Jerman berhasil memasuki Paris. Sebuah pemerintahan baru yang dibentuk oleh Marshal Philippe Petain meminta gencatan senjata dua hari kemudian. Prancis kemudian dibagi menjadi dua zona. Zona pertama di bawah pendudukan militer Jerman dan zona kedua di bawah pemerintahan Petain. Yaitu Perancis Vichy. Hitler sekarang mengalihkan perhatiannya ke Inggris, yang memiliki keuntungan defensif karena dipisahkan dari benua Eropa oleh Selat Inggris.

Untuk membuka jalan bagi invasi amfibi, pesawat-pesawat Jerman mengebom Inggris secara ekstensif mulai September 1940 hingga Mei 1941, yang dikenal sebagai Blitz, termasuk serangan malam di London dan pusat-pusat industri lainnya yang menyebabkan banyak korban dan kerusakan sipil. Inggris berhasil mengalahkan Jerman dalam Pertempuran Inggris. Hitler menunda rencananya untuk menyerang.

Invasi Jerman ke Uni Soviet

Hongaria, Rumania, dan Bulgaria telah bergabung dengan aliansi Jerman. Pasukan Jerman pun menyerbu Yugoslavia dan Yunani pada bulan April. Penaklukan Balkan oleh Hitler adalah batu lompatan untuk tujuan utama. Yaitu invasi ke Uni Soviet. Dengan wilayahnya yang luas akan mendukung slogan “Lebensraum”. Bagian lain dari rencana Hitler adalah memusnahkan etnis Yahudi dari seluruh Eropa yang diduduki Jerman.

Pada 22 Juni 1941, Invasi Nazi Jerman atas ke Uni Soviet dimulai. Meskipun jumlah tank dan pesawat Soviet jauh melebihi jumlah Jerman, teknologi penerbangan Rusia sebagian besar sudah tidak layak tempur. Karena serangan mendadak juga, Jerman mampu mencapai jarak 200 mil dari Moskow ketika pertengahan Juli. Perdebatan antara Hitler dan komandannya menunda kemajuan Jerman berikutnya hingga Oktober, ketika itu terhenti oleh serangan balasan Soviet dan permulaan cuaca musim dingin yang keras.

Kemenangan Sekutu di Sejarah Perang Dunia Dua

Di front Afrika Utara, pasukan Inggris dan Amerika telah mengalahkan Italia dan Jerman pada tahun 1943. Invasi Sekutu ke Sisilia dan Italia dimulai dan pemerintahan Mussolini jatuh pada Juli 1943. Di Front Timur, serangan balasan Soviet yang diluncurkan pada November 1942 untuk mengakhiri Pertempuran Stalingrad. Mendekati musim dingin, bersama dengan menipisnya persediaan makanan dan obat-obatan, pasukan Jerman menyerah pada 31 Januari 1943. Pasukan Soviet segera maju ke negara-negara yang diduduki Nazi Jerman.

Di front Barat, Pada tanggal 6 Juni 1944, Sekutu memulai invasi besar-besaran ke Eropa. Mendaratlah 156.000 tentara Inggris, Kanada, dan Amerika di pantai Normandia. Hitler pun menempatkan semua sisa kekuatan pasukan ke Eropa Barat. Sementara Hitler mengumpulkan pasukannya untuk mengusir Amerika dan Inggris dalam Pertempuran Bulge. Setelah pemboman udara besar-besaran pada bulan Februari 1945, Sekutu lanjut masuk ke Jerman. Jerman secara resmi menyerah pada 8 Mei. Ketika itu, pasukan Soviet telah menduduki sebagian besar negara itu. Hitler bunuh diri pada 30 April di bunkernya di Berlin.